Minggu, 26 Maret 2017
serangan pada sistem jaringan
Macam - Macam Serangan Pada Sistem Jaringan Komputer
Senin, 29 Juli 2013
Pada beberapa hari lalu saya sudah share tentang apa
itu Keamanan
Jaringan (Web Security), nah untuk kesempatan kali ini saya akan share
tentang Macam-Macam Serangan Pada Sistem Jaringan Komputer.
Untuk sistem jaringan yang mempunyai keamanan canggih dan ketat pun masih
memungkinkan sistem jaringan tersebut tak aman seratus persen dari penyalahgunaan
sumber daya atau serangan sistem jaringan para pencuri dunia maya. Berikut
adalah Macam-Macam Serangan Pada Sistem Jaringan Komputer silahkan
disimak baik-baik!!!
Macam-Macam Serangan Pada Sistem Jaringan Komputer
1. Spoofing
Spoofing adalah Teknik yang digunakan untuk
memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi, dimana
penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa
mereka adalah host yang dapat dipercaya. Hal ini biasanya
dilakukan oleh seorang hacker/ cracker.
Macam-Macam Spoofing
- IP-Spoofing adalah serangan teknis yang rumit yant terdiri dari beberapa komponen. Ini adalah eksploitasi keamanan yang bekerja dengan menipu komputer dalam hubungan kepercayaan bahwa anda adalah orang lain. Terdapat banyak makalah ditulis oleh daemon9, route, dan infinity di Volume Seven, Issue Fourty-Eight majalah Phrack.
- DNS spoofing adalah mengambil nama DNS dari sistem lain dengan membahayakan domain name server suatu domain yang sah.
- Identify Spoofing adalah suatu tindakan penyusupan dengan menggunakan identitas resmi secara ilegal. Dengan menggunakan identitas tersebut, penyusup akan dapat mengakses segala sesuatu dalam jaringan.
Contoh Web Spoofing
Web
Spoofing melibatkan sebuah server web yang dimiliki
penyerang yang diletakkan pada internet antara pengguna dengan WWW, sehingga
akses ke web yang dituju pengguna akan melalui server penyerang. Cara seperti
ini dikenal dengan sebutan “man in the middle attack” [2,5]. Hal ini dapat
terjadi dengan beberapa jalan, tapi yang paling mungkin adalah :
- Akses ke situs web diarahkan melalui sebuah proxy server : ini disebut (HTTP) application proxy. Hal ini memberikan pengelolaan jaringan yang lebih baik untuk akses ke server. Ini merupakan teknik yang cukup baik yang digunakan pada banyak situs-situs di internet, akan tetapi teknik ini tidak mencegah Web Spoofing.
- Seseorang menaruh link yang palsu (yang sudah di-hack) pada halaman web yang populer.
- Kita menggunakan search engine (mesin pencari, seperti Yahoo, Alta Vista, Goggle) untuk mendapatkan link dari topik yang ingin dicari. Tanpa kita ketahui, beberapa dari link ini telah diletakkan oleh hacker yang berpura-pura menjadi orang lain. Seperti, pencarian untuk situs bank memberikan salah satu hasil http://www.kilkbca.com, sayangnya kita mungkin tidak mengetahui bahwa URL sebenarnya dari Bank BCA adalah http://www.klikbca.com
Kita menggunakan browser mengakses
sebuah Web. Semua yang ada pada NET (baik Internet maupun Intranet)
direferensikan dengan Universal Resource Locator(URL). Pertama-tama
penyerang harus menulis-ulang URL dari halaman web yang dituju sehingga mereka
mengacu ke server yang dimiliki penyerang daripada ke server web yang
sebenarnya. Misalnya, server penyerang terletak di www.attacker.com, maka
penyerang akan menulis-ulang URL dengan menambahkan http://www.attacker.com didepan
URL yang asli.
2. Ddos (Distributed Denial of Service)
Serangan DOS
Serangan DOS (Denial-Of-Service attacks) adalah
jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di
dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource)
yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat
menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah
pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang
ČšersebuČšt.
Dalam sebuah serangan Denial of Service,
si penyerang akan mencoba untuk mencegah akses seorang pengguna terhadap sistem
atau jaringan dengan menggunakan beberapa cara, yakni sebagai berikut:
- Membanjiri lalu lintas jaringan dengan banyak data sehingga lalu lintas jaringan yang datang dari pengguna yang terdaftar menjadi tidak dapat masuk ke dalam sistem jaringan. Teknik ini disebut sebagai traffic flooding.
- Membanjiri jaringan dengan banyak request terhadap sebuah layanan jaringan yang disedakan oleh sebuah host sehingga request yang datang dari pengguna terdaftar tidak dapat dilayani oleh layanan tersebut. Teknik ini disebut sebagai request flooding.
- Mengganggu komunikasi antara sebuah host dan kliennya yang terdaftar dengan menggunakan banyak cara, termasuk dengan mengubah informasi konfigurasi sistem atau bahkan perusakan fisik terhadap komponen dan server.
Bentuk serangan Denial of Service awal adalah
serangan SYN Flooding Attack, yang pertama kali muncul pada
tahun 1996 dan mengeksploitasi terhadap kelemahan yang terdapat di
dalam protokol Transmission Control Protocol (TCP). Serangan-serangan
lainnya akhirnya dikembangkan untuk mengeksploitasi kelemahan yang terdapat di
dalam sistem operasi, layanan jaringan atau aplikasi untuk menjadikan
sistem, layanan jaringan, atau aplikasi tersebut tidak dapat melayani pengguna,
atau bahkan mengalami crash. Beberapa tool yang digunakan untuk
melakukan serangan DoS pun banyak dikembangkan setelah itu (bahkan beberapa
tool dapat diperoleh secara bebas), termasuk di antaranya Bonk, LAND, Smurf,
Snork, WinNuke, dan Teardrop.
Meskipun demikian, serangan terhadap TCP merupakan
serangan DoS yang sering dilakukan. Hal ini disebabkan karena jenis serangan
lainnya (seperti halnya memenuhi ruangan hard disk dalam sistem, mengunci salah
seorang akun pengguna yang valid, atau memodifikasi tabel routing dalam sebuah
router) membutuhkan penetrasi jaringan terlebih dahulu, yang kemungkinan
penetrasinya kecil, apalagi jika sistem jaringan tersebut telah diperkuat.
Penolakan Layanan secara Terdistribusi (Distributed
Denial of Service (DDos))
Penolakan Layanan secara Terdistribusi (Distributed Denial of Service (DDos))
adalah salah satu jenis serangan Denial of Serviceyang menggunakan
banyak host penyerang (baik itu menggunakan komputer yang didedikasikan untuk
melakukan penyerangan atau komputer yang "dipaksa" menjadi zombie)
untuk menyerang satu buah host target dalam sebuah jaringan.
Serangan Denial of Service klasik bersifat
"satu lawan satu", sehingga dibutuhkan sebuah host yang
kuat (baik itu dari kekuatan pemrosesan atau sistem operasinya) demi
membanjiri lalu lintas host target sehingga mencegah klien yang valid untuk
mengakses layanan jaringan pada server yang dijadikan target serangan. Serangan
DDoS ini menggunakan teknik yang lebih canggih dibandingkan dengan serangan
Denial of Service yang klasik, yakni dengan meningkatkan serangan beberapa kali
dengan menggunakan beberapa buah komputer sekaligus, sehingga dapat
mengakibatkan server atau keseluruhan segmen jaringan dapat menjadi "tidak
berguna sama sekali" bagi klien.
Serangan DDoS pertama kali muncul pada
tahun 1999, tiga tahun setelah serangan Denial of Service yang
klasik muncul, dengan menggunakan serangan SYN Flooding, yang
mengakibatkan beberapa server web di Internet mengalami "downtime".
Pada awal Februari 2000, sebuah serangan yang besar dilakukan
sehingga beberapa situs web terkenal seperti Amazon, CNN, eBay,
dan Yahoo! mengalami "downtime" selama beberapa jam.
Serangan yang lebih baru lagi pernah dilancarkan pada
bulan Oktober 2002 ketika 9 dari 13 root DNS
Server diserang dengan menggunakan DDoS yang sangat besar yang disebut
dengan "Ping Flood". Pada puncak serangan, beberapa server
tersebut pada tiap detiknya mendapatkan lebih dari 150.000 request paketInternet
Control Message Protocol (ICMP). Untungnya, karena serangan hanya dilakukan
selama setengah jam saja, lalu lintas Internet pun tidak terlalu terpengaruh
dengan serangan tersebut (setidaknya tidak semuanya mengalami kerusakan).
Tidak seperti akibatnya yang menjadi suatu kerumitan
yang sangat tinggi (bagi para administrator jaringan dan server yang melakukan
perbaikan server akibat dari serangan), teori dan praktik untuk melakukan
serangan DDoS justru sederhana, yakni sebagai berikut:
- Menjalankan tool (biasanya berupa program (perangkat lunak) kecil) yang secara otomatis akan memindai jaringan untuk menemukan host-host yang rentan (vulnerable) yang terkoneksi ke Internet. Setelah host yang rentan ditemukan, tool tersebut dapat menginstalasikan salah satu jenis dari Trojan Horse yang disebut sebagai DDOS Trojan, yang akan mengakibatkan host tersebut menjadi zombie yang dapat dikontrol secara jarak jauh (bahasa Inggris: remote) oleh sebuah komputer master yang digunakan oleh si penyerang asli untuk melancarkan serangan. Beberapa tool (software} yang digunakan untuk melakukan serangan serperti ini adalah TFN, TFN2K, Trinoo, dan Stacheldraht, yang dapat diunduh secara bebas di Internet.
- Ketika si penyerang merasa telah mendapatkan jumlah host yang cukup (sebagai zombie) untuk melakukan penyerangan, penyerang akan menggunakan komputer master untuk memberikan sinyal penyerangan terhadap jaringan target atau host target. Serangan ini umumnya dilakukan dengan menggunakan beberapa bentuk SYN Flood atau skema serangan DoS yang sederhana, tapi karena dilakukan oleh banyak host zombie, maka jumlah lalu lintas jaringan yang diciptakan oleh mereka adalah sangat besar, sehingga "memakan habis" semua sumber daya Transmission Control Protocol yang terdapat di dalam komputer atau jaringan target dan dapat mengakibatkan host atau jaringan tersebut mengalami "downtime".
Hampir semua platform komputer dapat dibajak sebagai
sebuah zombie untuk melakukan serangan seperti ini.
Sistem-sistem populer, semacam Solaris, Linux, Microsoft
Windows dan beberapa varian UNIX dapat menjadi zombie, jika
memang sistem tersebut atau aplikasi yang berjalan di atasnya memiliki
kelemahan yang dieksploitasi oleh penyerang.
Beberapa contoh Serangan DOS lainnya
adalah:
- Serangan Buffer Overflow, mengirimkan data yang melebihi kapasitas sistem, misalnya paket ICMP yang berukuran sangat besar.
- Serangan SYN, mengirimkan data TCP SYN dengan alamat palsu.
- Serangan Teardrop, mengirimkan paket IP dengan nilai offsetyang membingungkan.
- Serangan Smurf, mengirimkan paket ICMP bervolume besar dengan alamat host lain.
- ICMP Flooding
Ping Kematian (Ping of death)
Ping Kematian ( Ping of death disingkat POD)
adalah jenis serangan pada komputer yang melibatkan
pengiriman ping yang salah atau berbahaya ke komputer target. Sebuah
ping biasanya berukuran 56 byte (atau 84 bytes ketika header IP
dianggap). Dalam sejarahnya, banyak sistem komputer tidak bisa menangani
paket ping lebih besar daripada ukuran maksimum paket IP, yaitu 65.535 byte.
Mengirim ping dalam ukuran ini (65.535 byte) bisa mengakibatkan kerusakan (crash)
pada komputer target.
Secara tradisional, sangat mudah untuk
mengeksploitasi bug ini. Secara umum, mengirimkan paket 65.536 byte
ping adalah illegal menurut protokol jaringan, tetapi sebuah paket semacam
ini dapat dikirim jika paket tersebut sudah terpecah-pecah, Ketika komputer
target menyusun paket yg sudah terpecah-pecah tersebut, sebuah buffer
overflow mungkin dapat terjadi, dan ini yang sering menyebabkan sistem
crash.
Eksploitasi pada kelemahan ini telah memengaruhi
berbagai sistem,
termasuk Unix, Linux, Mac, Windows, printer,
dan router. Namun, kebanyakan sistem
sejak 1997 - 1998 telah diperbaiki, sehingga sebagian besar
bug ini telah menjadi sejarah.
Dalam beberapa tahun terakhir, muncul jenis serangan
ping yang berbeda yang telah menyebar luas, contohya membanjiri korban dengan
ping (ping flooding), dengan membanjiri begitu banyak ping pada lalu
lintas jaringan, yang mengakibatkan kegagalan normal ping mencapai
sistem yg dituju (dasar serangan Denial of Service).
3. Sniffer
Sniffer Paket atau penganalisa paket (arti
tekstual: pengendus paket — dapat pula diartikan 'penyadap paket') yang juga
dikenal sebagai Network Analyzers atau Ethernet
Sniffer ialah sebuah aplikasi yang dapat melihat lalu lintas data
pada jaringan komputer. Dikarenakan data mengalir secara bolak-balik pada
jaringan, aplikasi ini menangkap tiap-tiap paket dan kadang-kadang menguraikan
isi dari RFC(Request for Comments) atau spesifikasi yang lain.
Berdasarkan pada struktur jaringan (seperti hub atau switch),
salah satu pihak dapat menyadap keseluruhan atau salah satu dari pembagian lalu
lintas dari salah satu mesin di jaringan. Perangkat pengendali jaringan dapat pula
diatur oleh aplikasi penyadap untuk bekerja dalam mode campur-aduk (promiscuous
mode) untuk "mendengarkan" semuanya (umumnya pada jaringan
kabel).
Sniffer paket dapat dimanfaatkan untuk hal-hal
berikut:
- Mengatasi permasalahan pada jaringan komputer.
- Mendeteksi adanya penyelundup dalam jaringan (Network Intusion).
- Memonitor penggunaan jaringan dan menyaring isi isi tertentu.
- Memata-matai pengguna jaringan lain dan mengumpulkan informasi pribadi yang dimilikanya (misalkan password).
- Dapat digunakan untuk Reverse Engineer pada jaringan.
Paket-paket yang terkenal
- WireShark
- tcpdump
- Ethereal
- Ettercap
- dSniff
- EtherPeek
- AiroPeek
4. DNS Poisoning
DNS
Poisoning merupakan sebuah cara untuk menembus pertahanan dengan cara
menyampaikan informasi IP Address yang salah mengenai sebuah host, dengan
tujuan untuk mengalihkan lalu lintas paket data dari tujuan yang sebenarnya.
Cara ini banyak dipakai untuk menyerang situs-situs e-commerce dan banking yang
saat ini bisa dilakukan dengan cara online dengan pengamanan Token. Teknik ini
dapat membuat sebuah server palsu tampil identik dengan dengan server online
banking yang asli. Oleh karena itu diperlukan digital cerficate untuk
mengamankannya, agar server palsu tidak dapat menangkap data otentifikasi dari
nasabah yang mengaksesnya. Jadi dapat disimpulkan cara kerja DNS (Domain Name
System) poisoning ini adalah dengan mengacaukan DNS Server asli agar pengguna Internet
terkelabui untuk mengakses web site palsu yang dibuat benar-benar menyerupai
aslinya tersebut, agar data dapat masuk ke server palsu.
DNS Poisoning sendiri dahulu pertama kali
ditunjukkan tahun 1997 oleh Eugene Kashpureff dengan cara mengalihkan request
ke host InterNIC menuju ke situs pendaftaran domain name alternatif, AlterNIC.
Request berhasil dialihkan dengan cara mengeksploitasi vulnerability pada DNS
Service. Pada waktu Name Server menerima jawaban DNS Query, sumber jawaban ini
membiarkan informasi yang tidak ditanyakan. Dengan begitu Kashpureff dapat
memasukkan informasi DNS palsu pada jawaban yang sebenarnya tersebut. Name
server yang menerima jawaban tersebut akan langsung menerima jawaban tersebut
dan menyimpan informasi apapun yang didapatkannya dalam cache-nya. Hal ini
mengakibatkan apabila user mencoba me-resolve suatu host dalam domain InterNIC,
maka ia akan menerima informasi IP Address dari AlterNIC. Dengan kata lain ia
sudah dialihkan ke alamat palsu.
5. Trojan Horse
Trojan
horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal
sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada
sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware)
yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah
memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam
system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak
akses pada target).
Cara Kerja
Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak
mencurigakan lainnya seperti virus
komputer atau worm karena dua hal berikut:
- Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
- Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).
Cara Penyebaran
Penggunaan istilah Trojan atau Trojan
horse dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di
dalam sebuah program baik-baik dan berguna; seperti halnya dalamPerang Troya,
para prajurit Sparta bersembunyi di dalam Kuda Troya yang
ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut
para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam
benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang
lebih 10 tahun perang Troya bergejolak.
Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang
dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem
operasi Windows dan DOS atau program dengan nama yang
sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan
lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang cracker untuk
mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu
kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna
mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak
dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat
memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan
seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.
Jenis-Jenis Trojan
Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain
adalah:
- Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
- Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
- Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
- DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
- Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.
- Cookies Stuffing, ini adalah script yang termasuk dalam metode blackhat, gunanya untuk membajak tracking code penjualan suatu produk, sehingga komisi penjualan diterima oleh pemasang cookies stuffing, bukan oleh orang yang terlebih dahulu mereferensikan penjualan produk tersebut di internet
6. SQL Injection
Injeksi SQL atau SQL Injection memiliki makna dan
arti yaitu sebuah teknik yang menyalahgunakan sebuah celah keamanan yang
terjadi dalam lapisan basis data sebuah aplikasi. Celah ini terjadi ketika
masukan pengguna tidak disaring secara benar dari karakter-karakter pelolos
bentukan string yang diimbuhkan dalam pernyataan SQL atau masukan pengguna
tidak bertipe kuat dan karenanya dijalankan tidak sesuai harapan. Ini
sebenarnya adalah sebuah contoh dari sebuah kategori celah keamanan yang lebih
umum yang dapat terjadi setiap kali sebuah bahasa pemrograman atau skrip
diimbuhkan di dalam bahasa yang lain. (Wikipedia)
SQL injection adalah jenis aksi hacking pada
keamanan komputer di mana seorang penyerang bisa mendapatkan akses ke basis
data di dalam sistem. SQL injection yaitu serangan yang mirip dengan serangan
XSS dalam bahwa penyerang memanfaatkan aplikasi vektor dan juga dengan Common
dalam serangan XSS.
SQL injection exploits dan sejenisnya adalah hasil
interfacing sebuah bahasa lewat informasi melalui bahasa lain . Dalam hal SQL
injection, sebuah bahasa pemrograman seperti PHP atau Perl mengakses database
melalui SQL query. Jika data yang diterima dari pengguna akhir yang dikirim
langsung ke database dan tidak disaring dengan benar, maka yang penyerang dapat
menyisipkan perintah SQL nya sebagai bagian dari input. (de-kill.blogspot)
Untuk mempermudah dalam praktek SQL Injection ini,
maka bisa menggunakan tools berikut:
1. BSQL Hacker
2. The Mole
3. Pangolin
4. SQLMap
5. Havij
6. Enema SQLi
7. SQL Ninja
8. SQL Sus
9. Safe SQL Injector
10. SQL Poizon
7. PHP Injection
Script
php merupakan salah satu script yang sampai saat ini banyak digunakan oleh
seorang webmaster, disamping rival nya Java. Script
php ini begitu 'Powerfull', mengapa dikatakan demikian karena dalam script php
ini kita bisa melakukan banyak hal. Mulai dari membuat file, membuat counter,
membuat date, membuat bukutamu, membuat forum (salah satunya PhpBB), mengakses
database secara langsung maupun juga membuat gambar dan animasi.
Kesemuanya itu sudah terdapat dalam fungsi dari script php ini.
Nah karena hal itu lah maka masih banyak orang yang menggunakannya untuk
membangun sebuah website, selain karena cukup mudah dipelajari.
Jadi PHP Injection adalah mencari bugs pada script
php yang ada yang dilakukan oleh sebagian hacker.
8. Script Kiddies
Script
Kiddie adalah seseorang yang memiliki kemampuan kurang dalam dunia internet
yang hanya bisa menggunakan tools orang lain untuk melakukan serangan terhadap
jaringan internet, biasanya hanya untuk sensasi. Pada zaman sekarang ini
menjadi seorang Script Kiddie tidak lah susah karena hanya dengan bermodal
koneksi internet dan mengerti sedikit tentang komputer, Orang awam seperti saya
pun bisa menjadi Seorang Script Kiddie karena hanya sedikit mempelajari
tool-tools yang di sebar di internet dan mempelajarinya maka kita bisa menjadi
Seorang Script Kiddie.
Pada zaman sekarang ini menjadi seorang Script Kiddie
tidak lah susah karena hanya dengan bermodal koneksi internet
dan mengerti sedikit tentang komputer, Orang awam seperti saya
pun bisa menjadi Seorang Script Kiddie karena hanya sedikit
mempelajari tool-tools yang di sebar di internet dan
mempelajarinya maka kita bisa menjadi Seorang Script Kiddie.
Definisi Script Kiddie
Di dunia hacker sendiri, Seorang Script Kiddie
diartikan
sebagai seseorang dengan niat buruk yang menggunakan program
lain untuk menyerang sistem komputer atau pun melakukan deface
pada website.
Senjata Yang Di Gunakan Script Kiddie
Di Zaman ini apa pun sangat mudah di temukan di
internet,
sama juga dengan senjata andalan Script Kiddie. Banyak sekali
tools yang bisa di download di internet dan dapat di gunakan
dengan mudah walau pun digunakan orang awam sekali pun seperti
saya ini.
Satu yang sangat sederhana yaitu dengan cara menscan
IP/web untuk mencari kelemahan sistem yang dapat di serang
dengan mudah, untuk menjadi Seorang script kiddie. Seseorang
tidak usah kerja hingga larut malam karena banyak tools yang
bekerja secara otomatis jadi bisa kita tinggal beraktivitas dan
kita tinggal menunggu hasil scan dari sebuah tool.
Dibawah ini adalah sedikit hal buruk yang dapat
terjadi
jika sebuah sistem telah di serang:
1. Deface Web
Setelah penyusup lalu berhasil masuk ke web serve dan
mempunyai akses penuh di sebuah webs, biasanya yang di lakukan
seorang script kiddie adalah mengganti halaman utama sebuah web
dengan id nick name beserta pesan yang ditujukan buat admin web
tersebut.
Tidak hanya itu banyak para penyusup mengobrak-ngabrik isi
web sehingga web tidak lagi bisa di akses oleh pengunjung atau
tidak berjalan dengan baik lagi. hal tersebut merupakan sebuah
prestasi bagi seorang script kiddie.
2. Menginfeksi sistem
Salah satu contohnya melalui virus atau pun worm yang di
sebar melalui internet yang nantinya virus atau worm yang
menginfeksi sebuah komputer akan menggubah sisitem, menggambil
file-file penting yang ada pada komputer atau merusak total
sebuah computer hingga tidak bisa digunakan kembali.
3. Mengambil password
Password dengan strong type ( mempunyai password yang sulit di
tebak ) kadang tidak berdaya jika script kiddie telah
menjalankan program keylogger atau sebuah program yang dapat
meng-enskrip sebuah password
Jika seorang script kiddie telah mendapatkan akses penuh,
maka mereka dapat sesuka hati melakukan hal apa saja, contohnya
seperti menghapus atau mencuri file-file sangat penting.
cara mudah belajar Microsoft Exsel
Belajar Microsoft Excel Pemula Mahir Dalam Sekejap
![]() |
| Belajar Microsoft Excel 2007 |
Sejarah Microsoft Excel
Pada tahun 1982, Microsoft membuat sebuah program spreadsheet yang disebut dengan Multiplan,
yang sangat populer dalam sistem operasi CP/M, tapi tidak dalam sistem
MS-DOS mengingat di sana sudah berdiri saingannya, yakni Lotus 1-2-3.
Hal ini membuat Microsoft memulai pengembangan sebuah program
spreadsheet yang baru yang disebut dengan Excel, dengan tujuan, seperti
yang dikatakan oleh Doug Klunder, "do everything 1-2-3 does and do it better" melakukan apa yang dilakukan oleh 1-2-3 dan lebih baik lagi".
Versi pertama Excel dirilis untuk Macintosh pada tahun 1985 dan versi
Windows-nya menyusul (dinomori versi 2.0) pada November 1987. Lotus
ternyata terlambat turun ke pasar program spreadsheet untuk Windows, dan
pada tahun tersebut, Lotus 1-2-3 masih berbasis MS-DOS. Pada tahun
1988, Excel pun mulai menggeser 1-2-3 dalam pangsa pasar program
spreadsheet dan menjadikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan
pengembang aplikasi perangkat lunak untuk komputer pribadi yang andal.
Prestasi ini mengukuhkan Microsoft sebagai kompetitor yang sangat kuat
bagi 1-2-3 dan bahkan mereka mengembangkannya lebih baik lagi.
Microsoft, dengan menggunakan keunggulannya, rata-rata merilis versi
Excel baru setiap dua tahun sekali, dan versi Excel untuk Windows
terakhir adalah Microsoft Office Excel 2013, sementara untuk Macintosh
(Mac OS X), versi terakhirnya adalah Excel for Mac.
Pada awal-awal peluncurannya, Excel menjadi sasaran tuntutan perusahaan
lainnya yang bergerak dalam bidang industri finansial yang telah menjual
sebuah perangkat lunak yang juga memiliki nama Excel. Akhirnya,
Microsoft pun mengakhiri tuntutan tersebut dengan kekalahan dan
Microsoft harus mengubah nama Excel menjadi "Microsoft Excel" dalam
semua rilis pers dan dokumen Microsoft. Meskipun demikian, dalam
prakteknya, hal ini diabaikan dan bahkan Microsoft membeli Excel dari
perusahaan yang sebelumnya menuntut mereka, sehingga penggunaan nama
Excel saja tidak akan membawa masalah lagi. Microsoft juga sering
menggunakan huruf XL sebagai singkatan untuk program tersebut, yang
meskipun tidak umum lagi, ikon yang digunakan oleh program tersebut
masih terdiri atas dua huruf tersebut (meski diberi beberapa gaya
penulisan). Selain itu, ekstensi default dari spreadsheet yang dibuat
oleh Microsoft Excel hingga versi 11.0 (Excel 2003) adalah *.xls
sedangkan mulai Microsoft Office Excel 2007
(versi 12.0) ekstensi default-nya adalah *.xlsx yang mendukung format
HTML namun dengan isi yang sama memiliki ukuran file yang lebih kecil
jika dibandingkan dengan versi-versi Excel sebelumnya.
Excel menawarkan banyak keunggulan antar muka jika dibandingkan dengan
program spreadsheet yang mendahuluinya, tapi esensinya masih sama dengan
VisiCalc (perangkat lunak spreadsheet yang terkenal pertama kali), Sel
disusun dalam baris dan kolom, serta mengandung data atau formula dengan
berisi referensi absolut atau referensi relatif terhadap sel lainnya.
Excel merupakan program spreadsheet pertama yang mengizinkan pengguna
untuk mendefinisikan bagaimana tampilan dari spreadsheet yang mereka
sunting seperti font, atribut karakter, dan tampilan setiap sel. Excel
juga menawarkan penghitungan kembali terhadap sel-sel secara cerdas, di
mana hanya sel yang berkaitan dengan sel tersebut saja yang akan
diperbarui nilanya (di mana program-program spreadsheet lainnya akan
menghitung ulang keseluruhan data atau menunggu perintah khusus dari
pengguna). Selain itu, Excel juga menawarkan fitur pengolahan grafik
yang sangat baik.
Ketika pertama kali dibundel ke dalam Microsoft Office pada tahun 1993,
Microsoft pun mendesain ulang tampilan antar muka yang digunakan oleh
Microsoft Word dan Microsoft PowerPoint untuk mencocokkan dengan
tampilan Microsoft Excel, yang pada waktu itu menjadi aplikasi
spreadsheet yang paling disukai.
Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemrograman Visual Basic
for Applications (VBA), yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk
melakukan automatisasi di dalam Excel dan juga menambahkan fungsi-fungsi
yang dapat didefinisikan oleh pengguna UDF (User Defined Functions) untuk digunakan di dalam worksheet. Dalam versi selanjutnya, bahkan Microsoft menambahkan sebuah IDE (Integrated development environment) untuk bahasa VBA (Visual Basic Aplication) untuk Excel, sehingga memudahkan programmer
untuk melakukan pembuatan program buatannya. Selain itu, Excel juga
dapat merekam semua yang dilakukan oleh pengguna untuk menjadi macro,
sehingga mampu melakukan automatisasi beberapa tugas. VBA juga
mengizinkan pembuatan form dan kontrol yang terdapat di dalam worksheet
untuk dapat berkomunikasi dengan penggunanya. Bahasa VBA juga mendukung
penggunaan DLL ActiveX/COM, meski tidak dapat membuatnya. Versi VBA
selanjutnya menambahkan dukungan terhadap class module sehingga mengizinkan penggunaan teknik pemrograman berorientasi objek dalam VBA
Fungsi automatisasi yang disediakan oleh VBA menjadikan Excel sebagai
sebuah target virus-virus macro. Ini merupakan problem yang sangat
serius dalam dunia korporasi hingga para pembuat antivirus mulai
menambahkan dukungan untuk mendeteksi dan membersihkan virus-virus macro
dari berkas Excel. Akhirnya, meski terlambat, Microsoft juga
mengintegrasikan fungsi untuk mencegah penyalahgunaan macro dengan
menonaktifkan macro secara keseluruhan, atau menngaktifkan macro ketika
mengaktifkan workbook, atau mempercayai macro yang dienkripsi dengan menggunakan sertifikat digital yang tepercaya.
Versi Microsoft Excel dari Awal Sampai Sekarang
Tabel Versi Microsoft Excel
Tahun
|
Versi
Excel
|
Sistem operasi
|
Versi Microsoft Office
|
1985
|
Excel 1.0
|
Apple
Macintosh klasik
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1987
|
Excel 2.0 for Windows
|
Microsoft
Windows 2.0
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1988
|
Excel 1.5
|
Apple
Macintosh klasik
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1989
|
Excel 2.2
|
Apple
Macintosh klasik
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1989
|
Excel 2.2
|
IBM OS/2
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1990
|
Excel 3.0
|
Microsoft
Windows 3.0
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1990
|
Excel 3.0
|
Apple
Macintosh
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1991
|
Excel 3.0
|
IBM OS/2
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1992
|
Excel 4.0
|
Microsoft
Windows 3.0 dan Windows 3.1
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1992
|
Excel 4.0
|
Apple Macintosh
|
Tidak
ada Microsoft Office
|
1993
|
Excel 5.0
|
Windows 3.0, Windows
3.1, Windows 3.11, Windows for Workgroups, dan Windows
NT (hanya versi 32-bit)
|
Microsoft Office 4.2 dan Office
4.3
|
1993
|
Excel 5.0
|
Apple Macintosh
|
Tidak ada Microsoft Office
|
1995
|
Excel 7 for Windows 95
|
Windows 95 dan Windows
NT 3.1/3.50
|
Microsoft Office 95
|
1997
|
Excel 97 (Excel 8)
|
Windows 95, Windows
NT 3.51/Windows NT 4.0
|
Microsoft Office 97
|
1998
|
Excel 8.0
|
Apple Macintosh
|
Microsoft Office '98 for Macintosh
|
1999
|
Excel 2000 (Excel 9)
|
Windows 98, Windows
Me, Windows 2000
|
Microsoft Office 2000
|
2000
|
Excel 9.0
|
Apple Macintosh
|
Microsoft Office 2001 for
Macintosh
|
2001
|
Excel 2002 (Excel 10)
|
Windows 98, Windows
Me, Windows 2000, Windows XP
|
Microsoft Office XP
|
2001
|
Excel 10.0
|
Apple
Macintosh OS X
|
Microsoft Office v. X
|
2003
|
Excel 2003 (Excel 11)
|
Windows 2000 (Service Pack 3),
Windows XP, Windows
Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008
|
Microsoft Office System 2003
|
2004
|
Excel 11.0
|
Apple Macintosh OS X
|
Microsoft Office 2004 for
Macintosh
|
2007
|
Excel 2007 (Excel 12)
|
Microsoft
Windows XP (dengan Service Pack 2 atau lebih tinggi), Windows Server 2003 (Service Pack 1), Windows Vista,
serta Windows
Server 2008.
|
Microsoft Office System 2007
|
2010
|
Excel 2010 (Excel 14)
|
Windows 7 Windows Vista (dengan Service
Pack 2), Microsoft Windows XP, Windows Server 2008, Windows
Server 2008 R2, dan Windows 8
|
Microsoft Office 2010
|
2013
|
Excel 2013 (Excel 15)
|
Windows 7 Windows Server
2008 R2 Windows
Server 2012, dan Windows 8
|
Microsoft Office 2013 & Office
365
|
Format atau Extensi File Microsoft Excel
Dari pertama kali dirilis, Excel menggunakan format berkas biner yang
disebut dengan Binary Interchange File Format (BIFF) sebagai format
berkas utamanya. Hal ini berubah ketika Microsoft merilis Office System
2007 yang memperkenalkan Office Open XML sebagai format berkas utamanya.
Office Open XML adalah sebuah berkas kontainer berbasis XML yang mirip
dengan XML Spreadsheet (XMLSS), yang diperkenalkan pada Excel 2002.
Berkas versi XML tidak dapat menyimpan macro VBA.
Meskipun mendukung format XML yang baru, Excel 2007 masih mendukung
format-format lamanya yang masih berbasis BIFF yang tradisional. Selain
itu, kebanyakan versi Microsoft Excel juga mendukung format Comma
Separated Values (CSV), DBase File (DBF), SYmbolic LinK (SYLK), Data
Interchange Format (DIF) dan banyak format lainnya, termasuk di
antaranya format worksheet milik Lotus 1-2-3 (WKS, WK1, WK2, dan
lain-lain) dan Quattro Pro.
Berikut ini adalah beberapa ekstensi Microsoft Excel :
*.xls, merupakan format default Microsoft Excel sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA.*.xlt, merupakan format untuk template worksheet Microsoft Excel sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA.*.XML, atau yang disebut sebagai XML Spreadsheet. Tidak mampu menampung macro VBA.*.xla, merupakan format untuk Excel Add-in sebelum Excel 12. Masih berbasis format BIFF dan dapat menyimpan macro VBA, mengingat tujuannya adalah untuk menambahkan kemampuan Microsoft Excel.*.xlsx, merupakan format default worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML. Tidak dapat menyimpan macro VBA, karena alasan keamanan. Sebenarnya merupakan sebuah arsip terkompres berformat ZIP dengan struktur dokumen yang terdiri atas dokumen teks XML. Adalah pengganti dari format.xlsyang kuno.*.xlsm, merupakan format worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML, tapi dapat menyimpan macro VBA.*.xlsb, merupakan format worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML, tapi dikodekan dalam bentuk biner. Format ini memiliki keunggulan lebih kepat dibuka dan lebih efisien, mengingat tujuan dibuatnya format ini adalah untuk menangani worksheet yang sangat besar yang terdiri atas puluhan ribu baris atau ratusan kolom.*.xltm, merupakan format untuk template worksheet Microsoft Excel 12, yang telah berbasis XML tapi mampu menyimpan macro VBA. Merupakan pengganti dari format*.xlt.*.xlam, merupakan format untuk Excel Add-in untuk menambah kemampuan Excel 12. Secara default mampu menangani macro VBA, mengingat tujuannya adalah menambahkan kemampuan Excel.
Memulai Microsoft Excel
Untuk memulai menggunakan aplikasi
Microsoft Excel, ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan diantaranya
adalah sebagai berikut :
Cara Pertama
- Nyalakan Komputer terlebih dahulu
- Klik tombol Start pada Taskbar Komputer
- Pilih menu All Program, Pilih Microsoft Office
- Kemudian klik Microsoft Excel 2007
Cara Kedua
- Nyalakan Komputer terlebih dahulu
- Double Klik icon Microsoft Excel 2007 yang ada pada Desktop Komputer Anda.
Cara Ketiga
- Nyalakan Komputer terlebih dahulu
- Tekan kombinasi tombol Windows (bendera di pojok kiri bawah) dan tombol R secara bersamaan (Wndows+R), maka akan muncul kotak dialog kecil di pojok kiri bawah.
- Ketikkan Excel kemudian tekan tombol Enter.
Anda bebas memilih cara memulai Microsoft Excel diatas sesuai dengan
selera Anda, yang terpenting adalah tindakan selanjutnya setelah Anda Belajar Microsoft Excel Untuk Pemula ini apa yang akan Anda lakukan, apakah Anda akan benar-benar mempelajari Rumus Microsoft Excel atau hanya sekedar tau kemudian Anda tutup kembali Aplikasi Microsoft Excel 2007 Anda, semua kembali kepada Anda.
Lembar Kerja Microsoft Excel
Untuk bekerja secara optimal dalam Microsoft Excel, anda harus mengenal
lebih terdahulu lingkungan kerjanya sehingga hasil yang diharapkan
memuaskan. Apabila anda telah berhasil menjalankan Microsoft Excel
seperti langkah-langkah diatas, maka Anda akan melihat tampilan seperti
berikut.
| Lembar Kerja Microsoft Excel 2007 |
BAGIAN
|
PENJELASAN
|
Judul Window
|
Judul window (window title) terletak pada baris paling atas, yang menampilkan tulisan Microsoft Excel dan nama Workbook yang sedang aktif.
|
Office Button
|
Fitur yang baru didapat di Office 2007 yang berfungsi menggantikan menu File dan berlokasi di pojok kiri atas. Didalamnya berisi perintah-perintah standar seperti Open, Save, Print. Selain itu juga berisi perintah baru seperti Finish, Publish. Incpect Document.
|
Tab Sistem Menu
|
Sistem menu (menu system) merupakan sarana yang disediakan oleh Microsoft Excel untuk melakukan komunikasi antara pemakai dengannya.
|
Ribbon
|
berisi perintah-perintah khusus yang merupakan submenu dari Tab Sistem Menu.
|
Penggulung Sheet
|
Untuk melihat worksheet yang tidak tampak di layar anda dapat memanfaatkan penggulung sheet. Ada 2 macam penggulungsheet, yaitu penggulung vertikal (vertical scroll bar) untuk melihatsheet yang panjang ke bawah, dan penggulung horisontal (horizontal scroll bar) untuk menampilkan data yang melebar ke samping.
|
Baris Formula
|
Baris formula (Formula bar) menyajikan 3 informasi, yaitu :
· Pada kotak paling kiri (name box) menampilkan informasi tentang alamat atau nama dari sel atau range
· Tanda sama dengan (=) dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki formula (rumus)
· Informasi paling kanan menampilkan isi dari suatu sel yang sedang
|
Judul Kolom
|
Judul
kolom (column heading) merupakan nama kolom yang dimulai dari huruf A,
B, C sampai Z kemudian sampai IV dengan total jumlah kolom sebanyak 256 (28) kolom.
|
Nomor Baris
|
Nomor baris (row number) dimulai dari nomor 1 sampai 65536 (216) Baris.
|
Baris Status
|
Baris status (status bar), menampilkan informasi yang berhubungan dengan kegiatan yang sedang dilakukan oleh Microsoft Excel dan status keyboard.
|
Tab Sheet
|
Standarnya (default), Microsoft Excel menyediakan 3 sheet. Sheet sering disebut dengan worksheet (lembar kerja), sedangkan kumpulan dari beberapa worksheet dinamakan workbook (buku kerja).
|
Penunjuk Sel
|
Penunjuk sel (sel pointer)
digunakan untuk memberitahu Microsoft Excel dimana suatu aktivitas akan
dilakukan, seperti memasukkan data, memformat sel, melakukan
perhitungan dan sebagainya.
|
Tipe Data Microsoft Excel
Secara umum, Microsoft Office Excel membagi tipe data menjadi 3,
yaitu label, numerik dan formula, perhatikan tabel berikut ini.
| Tipe Data Microsoft Excel |
Label :
|
Atau
string sering juga disebut sebagai alfanumerik. Data tersebut hanya
menerangkan data numerik dan formula. Semua huruf dan simbul dimasukkan ke
dalam data bertipe label, demikian juga halnya dengan angka yang tidak akan
dihitung seperti nomor telepon.
|
Numerik :
|
Data
yang hanya terdiri dari angka-angka dalam berbagai bentuk dan format. Data
tipe ini dapat dihitung, misalnya harga barang, nilai mahasiswa dan
sebagainya.
|
Formula :
|
Merupakan
perintah untuk melakukan suatu perhitungan. Formula kurang lebih sama dengan
rumus. Misalnya untuk menghitung omzet penjualan barang dan sebagainya.
|
Untuk mempermudah penjelasannya, silahkan perhatikan gambar diatas, tulisan Panjang, Lebar dan Total yang berada pada sel A3, dan A4 merupakan data bertipe label. Sementara angka 6 (nilai panjang) dan 5 (nilai lebar) adalah data bertipe numerik. Angka 30 (nilai total) merupakan hasil perkalian dari panjang dan lebar (nilai B3 kali nilai B4). Data terakhir ini beritipe formula. Nah sekarang sudah tau bedanya kan, mana tipe data yang menggunakan Label, Numerik dan Formula.
Mengenal Fungsi atau Rumus Microsoft Excel
Setelah mengenal Tipe Data Microsoft Excel, dan bisa memulai menggunakan aplikasi excel sekarang Kita coba bahas rumus excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran.
1. Fungsi Average
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
=AVERAGE(number1, number2,…),
dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan
dicari nilai rata-ratanya. Misalnya untuk mengisi nilai rata-rata dari
range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8) kemudian
tekan tombol Enter.
2. Fungsi Sum
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1, number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya untuk menjumlahkan range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =SUM(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
3. Fungsi Max
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
=MAX(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Misalnya
untuk mencari nilai maksimal dari range data E8 sampai G8, maka
rumusnya adalah =MAX(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
4. Fungsi Min
Fungsi Min adalah
kebalikan dari fungsi Max, jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi
atau maksimal maka Min adalah untuk mencari nilai terkecil atau minimum
dari sekumpulan data numerik. Bentuk umum penulisannya adalah ;
=MIN(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MIN(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
5. Fungsi Count
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih. Bentuk umum penulisannya adalah ;
=COUNT(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh untuk menghitung jmlah data dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =COUNT(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
6. Fungsi Logika IF
Fungsi ini digunakan
jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika
nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0.
Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti
berikut:
Lambang Fungsi
= Sama dengan
< Lebih kecil dari
> Lebih besar dari
<= Lebih kecil atau sama dengan
>= Lebih besar atau sama dengan
<> Tidak sama dengan
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah ;
=IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan. Perhatikan contoh berikut:
![]() |
| Contoh logika IF |
Kolom keterangan diisi
dengan ketentuan, jika kolom TANDA sama dengan K, maka keterangannya
KAWIN, jika tidak, maka keterangan berisi TIDAK KAWIN. Ini dapat
diselesaikan dengan rumus =IF(C3=”K”, “KAWIN”,”TIDAK KAWIN”).
Pada rumus diatas Kita lihat bahwa jika datanya bertipe Teks/alpha
numerik harus diapit oleh tanda kutip dua, lain halnya dengan tipe data
numerik, tidak boleh menggunakan tanda kutip. Nah sekarang bagaimana
jika ada beberapa kondisi/bertingkat (IF Bertingkat) seperti pada kasus
nilai mahasiswa. Tidak perlu khawatir, langsung saja perhatikan gambar
diatas pada tabel sebelah kanan. =IF(H3>=81,"A",IF(H3>=66,"B",IF(H3>=56,"C",IF(H3>40,"D","E")))),
hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi kolom keterangan,
dengan ketentuan, Jika nilai hurufnya sama dengan “A” maka keterangan
“SANGAT MEMUASKAN, jika “B” maka “MEMUASKAN”, jika “C”, maka “CUKUP”,
dan jika “D” maka bernilai “KURANG”, selain dari itu, maka bernilai
“GAGAL”. Nah sekarang sudah paham kan bagaimana cara menggunakan fungsi
IF, sekarang langsung dipraktekkan deh supaya tidak lupa.
Cara Menulis Rumus Excel
Setelah mengenal
beberapa rumus excel yang sering digunakan untuk administrasi diatas,
maka sekarang Kita bahas cara menuliskan rumus excel di area lembar
kerja.
Cara 1: Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
- Pada formula bar, ketikkan = 5000000+3500000, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini cukup mudah kalau rumusnya sederhana dan pendek serta angkanya tetap.
Cara 2: Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus ditampilkan
- Pada formula bar, ketikkan = C4+C5, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat jika datanya sering berubah.
Cara 3: Menulis rumus dengan bantuan mouse
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
- Ketikkan = , kemudian pilih dan klik sel C4
- Ketik +, kemudian pilih dan klik sel C5
- Tekan tombol enter
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat dianjurkan karena memperkecil kemungkinan salah ketik alamat sel.
Operator Matematika yang Sering Digunakan
Rumus merupakan bagian
terpenting dari Program Excel ini, karena setiap tabel dan dokumen yang
Kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. Operator
matematika yang akan sering digunakan dalam rumus adalah sebagai
berikut:
+ Penjumlahan
- Pengurangan
* Perkalian
/ Pembagian
^ Perpangkatan
% Persentase
Proses perhitungan akan
dilakukan sesuai dengan derajat urutan dari operator ini, dimulai dari
pangkat (^), kali (*), atau bagi (/), tambah (+) atau kurang (-). Jika
pekerjaan Anda adalah berhubungan dengan data statistik, maka Anda akan
sering menjumpai operator-operator matematika diatas.
Cara Keluar dari lembar kerja Microsoft Excel 2007
Bila Anda sudah selesai membuat atau memperbaiki workbook dan ingin keluar dari Microsoft Excel, Anda dapat menggunakan Office Button kemudian pilih Close atau dengan mengklik tanda silang yang ada pada ujung kanan atas layar. Akan tetapi jangan lupa untuk menyimpan terlebih dahulu pekerjaan Anda dengan menekan icon Save pada toolbar atau kombinasi tombol CTRL + S. Jangan lupa simak terus update mengenai tutorial belajar excel pada postingan nanti ya kawan.Sekian dulu update mengenai Belajar Microsoft Excel Pemula Mahir Dalam Sekejap semoga bisa bermanfaat untuk Anda semuanya, jika Anda mau untuk serius dalam belajar, pastinya Microsoft Excel bukan sesuatu yang menakutkan dan jika anda mau rutin dalam berlatih, maka bisa dipastikan anda juga pasti mahir dalam microsoft excel.
Sumber :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Excel
- http://id.wikibooks.org/wiki/Microsoft_Excel
- http://www.websitekomputer.com/2014/02/belajar-microsoft-excel-2007-cepat-dan-mudah.html
- http://www.websitekomputer.com/2014/03/belajar-microsoft-excel-2007-cepat-dan-mudah-tahap-ii.html
Langganan:
Postingan (Atom)

